MY FUTURE CONCEPT

Beli asuransi via telemarketing

Baru-baru ini dapat telepon dari agen Asuransi P, menawarkan produk barunya, asuransi kesehatan. Telepon berdasarkan kepemilikan aktif kartu kredit.

Intinya, agen ini memaparkan bahwa Asuransi P sedang meluncurkan program murah, karena - seperti yang dikatakannya sendiri - Asuransi P terkenal dengan premi yang amat mahal, walaupun - sebagai pembelaan - Asuransi P adalah Asuransi yang paling tinggi tingkat pemasarannya.

Baca lanjutannya ...

Read more...

Anak cerdas, orang tua honeymoon


“Butuh dan ingin itu bedanya TIPIS” tweet Safir Senduk pada tanggal 11 Mei 2012. Tweet singkat yang agak “menohok” juga, nih…

Kalau dipikir-pikir, banyakkan mana antara butuh dan ingin? Selama ini segala kebutuhan kami bisa terpenuhi (grateful), namun banyak keinginan-keinginan yang masih jauh diawang-awang.

Dari hari pertama perkawinan sampai sekarang belum pernah ber-honeymoon. Cita-cita honeymoon naik turun gunung, serta jalan-jalan keliling Indonesia sebagai backpackers sampai sekarang sepertinya masih hanya mimpi. Penghasilan dan tunjangan-tunjangan dari kantor membuat kami nyaman dan lupa bahwa hidup tidak untuk bulan ini saja.



Read more...

Suami - Istri dalam Asuransi


Potongan percakapan rumah tangga antara suami dan istri.



Suami : Dapat tawaran kartu kredit, ni Ma. Ambil?


Istri : Ambil.


Suami : Oke. Emangnya mama mau beli apa?


Istri : Asuransi


Suami : Buat anak-anak sekolah?


Istri : Bukan. Buat papa. Kita malah belum punya asuransi “beneran”.


Suami : Asuransi beneran, maksudnya?




Baca Selanjutnya


⇄
Detect language » Indonesian

⇄
Detect language » Indonesian

Read more...

Lakukan Financial Check-Up terlebih dahulu


beberapa dari kita terkadang membeli polis asuransi hanya karena ditawarkan agen premi asuransi, dan UP yang ditentukan oelh agen. Padahal, agen tidak mengetahui berapa sebenarnya Uang Pertanggungan dan dana investasin yang kita butuhkan.


Untuk menentukan berapa UP asuransi dan juga menentukan berapa dana yang bisa/perlu disisihkan untuk mulai melakuan investasi: yang dibutuhkan diperlukan semacam financial check-up, yang mana diantaranya menyangkut:



  1. Pemeriksaan Perlindungan Asuransi Jiwa
  2. Pemeriksaan terhadap perlindungan kecelakaan dan penyakit kritis
  3. Pemeriksaan terhadap perlindungan kesehatan
  4. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana pendidikan
  5. Pemeriksaan terhadap kebutuhan investasi
  6. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana hari tua.


Berikut ulasannya;



Read more...

MENGHITUNG SEBERAPA BESAR PERLINDUNGAN YANG KITA BUTUHKAN

Perlindungan memadai adalah hal penting. Perlindungan, jika tidak memadai, tidak mencukupi tidak akan berarti apa-apa.



Asuransi jiwa merupakan salah satu perlindungan yang dapat kita cari. Dengan membeli premi asuransi, kita melindungi jiwa kita. Sehingga jika terjadi risiko terhadap pencari nafkah, pasangan yang ditinggalkan hidupnya.



Misalkan Anda seorang pencari nafkah utama dalam keluarga, memiliki dua anak balita dan pasangan yang tidak bekerja, pengeluaran sebesar Rp 5 juta per bulan.


Anda sudah memiliki polis asuransi dengan pertanggungan Rp 250 juta. Apakah cukup ? Tentu tidak. Asal tahu saja, uang pertanggungan asuransi yang hanya Rp 250 juta itu akan habis dalam waktu 50 bulan saja atau sekitar empat tahun dengan asumsi pengeluaran tetap sebesar Rp 5 juta per tahun.



Setelah itu ? Bagaimana dengan kebutuhan biaya sekolah anak, biaya hidup sehari-hari ? Sebagian besar orang yang membeli polis asuransi mengasuransikan dirinya lebih kecil dari kebutuhannya (underinsured).



Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengetahui bagaimana menentukan uang pertanggungan yang mencukupi. Sehingga dengan uang pertanggungan tersebut dapat digunakan oleh keluarga setidaknya hingga anak terkecil sudah dapat mandiri dan menghidupi dirinya sendiri.



Jadi: bagaimana cara MENGHITUNG SEBERAPA BESAR SEBENARNYA PERLINDUNGAN YANG ANDA PERLUKAN ?




Selanjutnya .....





Read more...

Bijak membeli Unit Link


Erlangga Djumena | Senin, 31 Oktober 2011 | 08:02 WIB



KOMPAS.com - Pernah berhadapan dengan agen asuransi yang menjual unit link? Biasanya, mereka begitu bersemangat dan sulit untuk ditolak. Jangan heran, bukan rahasia lagi, mereka bisa meraup komisi yang lumayan besar setiap kali berhasil menggaet nasabah baru.




Selengkapnya :


Read more...

Jebakan Premi Asuransi Kembali


Freddy memulai profesi sebagai Independent Financial Planner sejak tahun 2007, dengan tujuan membangun lebih banyak Keluarga Sejahtera. Melalui Financial Planning, Keluarga akan mudah menata dan mencapai tujuan keuangan. Tergabung dalam Independent Financial Planner Club Indonesia, Freddy ingin lebih jauh melakukan profesi The True Financial Planner kepada Masyarakyat Indonesia. Mari lakukan Financial Planning sejak dini. Buku-buku karangan Freddy antara lain: Benahi Cara Hidup, Bangun Kekayaan Sejak Belia, Jangan Beli Unit Link, Sukses atau Mati dan Jangan Mau Pensiun Berkarat, Melarat & Sekarat.


Berikut penjelasan mengenai alokasi premi asuransi yang sering mengiming-imingi bahwa Premi asuransi akan kembai dari beliau :)

Read more...

Brilliance® HWM Protection Plus

Mahakarya Rancangan Keuangan yang Mengunci Keuntungan Dana Secara Maksimal




Melanjutkan kesuksesan serta tingginya minat masyarakat akan produk Brilliance High Watermark Protection Plus Maxi Fund 3 yang diluncurkan pada Juli 2011 lalu, sebagai penyedia produk asuransi jiwa dan wealth management, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Financial Indonesia) meluncurkan Brilliance High Watermark Protection Plus Maxi Fund 4.

Penawaran terbatas dan berhadiah.


Info:


Read more...

Sun Bright untuk Pendidikan 2011


Berangkat dari kesadaran akan pentingnya kemampuan analisis dalam menciptakan SDM yang kompeten, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) menggandeng Surya Institute, organisasi yang mempunyai misi mereformasi pembelajaran sains dan matematika di Indonesia, untuk menyelenggarakan program pengajaran matematika yang Gampang, ASyIk dan menyenaNGkan (GASING).



Selanjutnya...

Read more...

Sun Life Financial Group di Indonesia Berikan Bantuan Pendidikan di Padang


Padang – 2 Juni 2010 - Sun Life Financial Group di Indonesia yang beroperasi melalui tiga perusahaan, yaitu PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia), PT CIMB Sun Life, dan PT Sun Life Indonesia Services, hari ini memberikan bantuan pendidikan kepada SDN 10 Ganting, Padang berupa berbagai fasilitas pendidikan seperti komputer, televisi dan dvd player, alat-alat musik dan olah raga, serta buku-buku perpustakaan dengan total nilai Rp80.000.000,- (delapan puluh juta Rupiah).

Selanjutnya



Read more...

Asuransi Pendidikan??? Investasi ajaaa...


Siapaa, sih, ortu yang nggak mau anaknya sekolah tinggi-tinggi? Nggak ada, pastinya. But kalau lihat dari biaya masuk S1, mahal…..


Liat, deh, anak skarang umur brapa, trus pas anak mau masuk kuliah umur kita brapa, trus pada saat itu apakah kita masih di usia produktif or nggak??


Misal, ni, skarang umur kita 36 taun, anak baru 4 taun, berarti kira-kita anak kita mausk kuliah 14 tahun lagi, dan umur kita waktu itu 36+14 taun = 50 taun.. Di umur segitu udah siap belum, anggep aja dana sebesar Rp.200.000.000 juta buat masukin anak kuliah? (Belum lagi inflasi…)


Lanjutannya... ?

Read more...

Sumbangan pendidikan kepada siswa/i SDN Airlangga 2 dan mahasiswa/i Universitas Airlangga, Surabaya


Surabaya, PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia) pada Kamis, 16 Juli 2009 memberikan sumbangan pendidikan kepada siswa/i SDN Airlangga 2 dan mahasiswa/i Universitas Airlangga, Surabaya. Dalam sumbangan yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan - Sun Bright – ini, SLF Indonesia memberikan bantuan berupa fasilitas belajar mengajar kepada SDN Airlangga 2 dan beasiswa kepada 10 mahasiswa-mahasiswi berpotensi dari berbagai fakultas di Universitas Airlangga dengan total beasiswa sebesar Rp30.000.000,- (tiga puluh juta Rupiah).


Selengkapnya;

Read more...

SD 1 Cemagi, Desa Cemagi Bali dan Universitas Udayana, Bali.


Bali, PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia) pada Sabtu, 4 Juli 2009 menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan; Sun Bright di Bali. Dalam program yang berfokus pada pendidikan ini, SLF Indonesia memberikan bantuan fasilitas belajar mengajar berupa kursi kepada SD 1 Cemagi, Desa Cemagi dan beasiswa senilai Rp30 juta (tiga puluh juta Rupiah) kepada 10 mahasiswa berprestasi dari berbagai fakultas di Universitas Udayana, Bali.


Selengkapnya

Read more...

Bantuan kepada SDN Lengkong Besar 105 Bandung

Bandung, PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia) - pada Kamis, 18 Juni 2009 memberikan bantuan pendidikan kepada SDN Lengkong Besar 105 dan Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung. Bantuan kepada SDN Lengkong Besar 105 diserahkan dalam bentuk fasilitas pendukung belajar, yaitu kursi untuk para siswa/siswi, sementara bantuan kepada Unpad diberikan dalam bentuk bea siswa, total sebesar Rp35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah) kepada 10 mahasiswa/i berprestasi dari beberapa fakultas.


Selangkapnya

Read more...

Sun Life Financial Indonesia Renovasi Perpustakaan SDN di Jakarta

Jakarta, 21 Desember, 2009 – Sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di mana perusahaan beroperasi, PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia) hari ini menyerahkan sebuah ruang perpustakaan yang baru direnovasi kepada SDN Karet Tengsin 14, Jakarta. Presiden Direktur SLF Indonesia, Chris Lossin tampak berfoto bersama dengan para murid SDN Karet Tengsin 14.


Selengkapnya

Read more...

Sun Life Financial Indonesia Bantu Pendidikan di Yogyakarta


Yogyakarta – di penghujung tahun 2009, PT Sun Life Financial Indonesia (SLF Indonesia) menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan; Sun Bright di Yogyakarta pada hari Rabu, 9 Desember 2009. Program yang berfokus pada pendidikan ini memberikan bantuan berupa buku-buku perpustakaan kepada SDN Triwidadi – Bantul dan beasiswa senilai Rp30 juta (tiga puluh juta Rupiah) kepada 10 mahasiswa berprestasi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.




Selengkapnya:

Read more...

Bantuan Pendidikan Sun Life Financial Indonesia di Medan


Sejak tahun 2006, SLF Indonesia telah melakukan program tanggung jawab sosial perusahaan yang bernama Sun Bright, sebagai wujud kepedulian SLF Indonesia kepada masyarakat khususnya dibidang pendidikan. Selain di Medan, program Sun Bright juga telah membantu ribuan anak Indonesia dan lebih dari 200 mahasiswa/i di kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Tampak dalam foto adalah Chris Lossin, Presiden Direktur SLF Indonesia memberikan beasiswa kepada mahasiswa/i USU







Selengkapnya...

Read more...

[SunLadySaverPlus] Untuk apakah Premi Asuransi saya?

Untuk program Asuransi Khusus Wanita Sun Lady Saver Plus, ada penjelasan angka-angka premi yang akan dibahas disini.


Mahal?


Baiklah, kita lihat untuk apa premi sebesar ini.

Read more...

[Tanya] Berapa premi terkecil?

Berikut email dari seorang ibu, yang menanyakan berapa premi terkecil, untuk mendapat pernggantian biaya persalinan. (SunLadySaver, Asuransi untuk Wanita)



Selengkapnya:

Read more...

Asuransi Kesehatan Murni, Cashback 50% seluruh premi

Klaim? Tidak Klaim? Premi tetap dikembalikan 50% total premi yang dibayarkan.

Asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri, non asuransi jiwa, Non Unit Link.

Cocok untuk perusahaan yang ingin mendapat jaminan penggantian biaya rumah sakit bagi karyawannya, baik karena kecelakaan ataupun penyakit.

Cocok juga bagi mahasiwa/pelajar yang belajar di kota yang jauh dari orangtuanya.

Cocok juga bagi pekerja usia produktif yang tidak mendapatkan santunan rumah sakit dari kantor tempat bekerja.

Cocok juga bagi kita yang menginginkan cover rumah sakit yang berkelas dengan premi murah, dan ada pengembalian premi.

Cocok bagi petualang yang memiliki hobby jalan-jalan.

Cocok juga bagi ANDA dan saya.. :D




Keterangan selankutnya di sini


Read more...

My Lovely Children

My Lovely Children

Selamat Datang di FUTURE CONCEPT

Footer

Konsep Masa Depan, apakah itu?

Seandainya kita membuat katakanlah Skripsi, tentu sebelum memulai kita harus menemukan masalah, tujuan, kemudian cara penyelesaian masalah. Itu jika skripsi kita mengacu masalah yang ada. Seandainya skripsi kita mengacu pada merencanakan sesuatu yang bukan masalah melainkan untuk mencapai efisiensi, berarti kitalah yang mencari masalah, kemudian mencari cara penyelesaiannya, dengan tujuan yang sudah pasti kita miliki di awal sebelum mencari masalah. Yang pasti, semua cara, dasar, ataupun alasan pembuatan skripsi akan melalui sebuah prosedur yang bernama "kerangka".

Seperti itulah kira-kira, -tidak persis sama- gambaran kata "konsep".

Kehidupan kita jauh lebih 'kompleks' daripada Skripsi. Bayangkan kalau untuk mengerjakan Skripsi saja, kita bergadang-gadang sampai pagi, pusing tujuh keliling, dan semua daya usaha dikerahkan demi keberhasilan Skripsi kita, maka, bagaimana dengan konsep untuk masa depan kita sendiri?

Jika seorang wanita memiliki anak dalam kandungan, tentu timbul rencana-rencana besar bagi si calon anak, entah harus jadi ini-itu, atau harus bisa ini-itu, atau harus dapat ini-itu, dan sebagainya. Bayangkan juga seorang Ahli Bangunan, jika ia akan mendirikan suatu bangunan, dapatkah ia meralisasikannya hanya berdasarkan pemikirannya saja?

Tidak. Segala sesuatu, menurut hemat saya, akan lebih mudah terealisasi jika melalui sebuah kata sederhana "konsep".

Blog saya ini, secara khusus akan membahas, mem-posting, menyadur berita dari situs yang terpercaya, mengungkapkan pikiran, dan mengajak pembaca untuk mulai membuka mata untuk membuat konsep bagi masa depan, terutama sekali, dalam hal investasi jangka panjang, karena kehidupan adalah singkat untuk dinikmati, sekaligus amat panjang untuk di-konsepkan.

Selamat Menikmati...

Salam konsep,
Firsty Relia Renata,ST

  © Blogger template Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP