MY FUTURE CONCEPT

Showing posts with label Dasar Asuransi. Show all posts
Showing posts with label Dasar Asuransi. Show all posts

Beli asuransi via telemarketing

Baru-baru ini dapat telepon dari agen Asuransi P, menawarkan produk barunya, asuransi kesehatan. Telepon berdasarkan kepemilikan aktif kartu kredit.

Intinya, agen ini memaparkan bahwa Asuransi P sedang meluncurkan program murah, karena - seperti yang dikatakannya sendiri - Asuransi P terkenal dengan premi yang amat mahal, walaupun - sebagai pembelaan - Asuransi P adalah Asuransi yang paling tinggi tingkat pemasarannya.

Baca lanjutannya ...

Read more...

Suami - Istri dalam Asuransi


Potongan percakapan rumah tangga antara suami dan istri.



Suami : Dapat tawaran kartu kredit, ni Ma. Ambil?


Istri : Ambil.


Suami : Oke. Emangnya mama mau beli apa?


Istri : Asuransi


Suami : Buat anak-anak sekolah?


Istri : Bukan. Buat papa. Kita malah belum punya asuransi “beneran”.


Suami : Asuransi beneran, maksudnya?




Baca Selanjutnya


⇄
Detect language » Indonesian

⇄
Detect language » Indonesian

Read more...

Lakukan Financial Check-Up terlebih dahulu


beberapa dari kita terkadang membeli polis asuransi hanya karena ditawarkan agen premi asuransi, dan UP yang ditentukan oelh agen. Padahal, agen tidak mengetahui berapa sebenarnya Uang Pertanggungan dan dana investasin yang kita butuhkan.


Untuk menentukan berapa UP asuransi dan juga menentukan berapa dana yang bisa/perlu disisihkan untuk mulai melakuan investasi: yang dibutuhkan diperlukan semacam financial check-up, yang mana diantaranya menyangkut:



  1. Pemeriksaan Perlindungan Asuransi Jiwa
  2. Pemeriksaan terhadap perlindungan kecelakaan dan penyakit kritis
  3. Pemeriksaan terhadap perlindungan kesehatan
  4. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana pendidikan
  5. Pemeriksaan terhadap kebutuhan investasi
  6. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana hari tua.


Berikut ulasannya;



Read more...

MENGHITUNG SEBERAPA BESAR PERLINDUNGAN YANG KITA BUTUHKAN

Perlindungan memadai adalah hal penting. Perlindungan, jika tidak memadai, tidak mencukupi tidak akan berarti apa-apa.



Asuransi jiwa merupakan salah satu perlindungan yang dapat kita cari. Dengan membeli premi asuransi, kita melindungi jiwa kita. Sehingga jika terjadi risiko terhadap pencari nafkah, pasangan yang ditinggalkan hidupnya.



Misalkan Anda seorang pencari nafkah utama dalam keluarga, memiliki dua anak balita dan pasangan yang tidak bekerja, pengeluaran sebesar Rp 5 juta per bulan.


Anda sudah memiliki polis asuransi dengan pertanggungan Rp 250 juta. Apakah cukup ? Tentu tidak. Asal tahu saja, uang pertanggungan asuransi yang hanya Rp 250 juta itu akan habis dalam waktu 50 bulan saja atau sekitar empat tahun dengan asumsi pengeluaran tetap sebesar Rp 5 juta per tahun.



Setelah itu ? Bagaimana dengan kebutuhan biaya sekolah anak, biaya hidup sehari-hari ? Sebagian besar orang yang membeli polis asuransi mengasuransikan dirinya lebih kecil dari kebutuhannya (underinsured).



Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengetahui bagaimana menentukan uang pertanggungan yang mencukupi. Sehingga dengan uang pertanggungan tersebut dapat digunakan oleh keluarga setidaknya hingga anak terkecil sudah dapat mandiri dan menghidupi dirinya sendiri.



Jadi: bagaimana cara MENGHITUNG SEBERAPA BESAR SEBENARNYA PERLINDUNGAN YANG ANDA PERLUKAN ?




Selanjutnya .....





Read more...

Jebakan Premi Asuransi Kembali


Freddy memulai profesi sebagai Independent Financial Planner sejak tahun 2007, dengan tujuan membangun lebih banyak Keluarga Sejahtera. Melalui Financial Planning, Keluarga akan mudah menata dan mencapai tujuan keuangan. Tergabung dalam Independent Financial Planner Club Indonesia, Freddy ingin lebih jauh melakukan profesi The True Financial Planner kepada Masyarakyat Indonesia. Mari lakukan Financial Planning sejak dini. Buku-buku karangan Freddy antara lain: Benahi Cara Hidup, Bangun Kekayaan Sejak Belia, Jangan Beli Unit Link, Sukses atau Mati dan Jangan Mau Pensiun Berkarat, Melarat & Sekarat.


Berikut penjelasan mengenai alokasi premi asuransi yang sering mengiming-imingi bahwa Premi asuransi akan kembai dari beliau :)

Read more...

Arti dan kegunaan asuransi


Pada dasarnya ada 2 asuransi jiwa, yaitu Asuransi jiwa murni, dan Unit Link. Unit Link, menjadi primadona pada era ini dengan berbagai pro dan kontra. Unit Link, adalah asuransi yang digabungnkan dengan investasi (besarnya bunga/pendapatan ditentukan oleh masing-masing perusahaan asuransi dan manager keuangan), sedangakna asuransi murni adalah asuransi yang benar-benar dijamin perusahaan asuransi dan nilainya sudah disepakati di awal pembukaan polis.


Untuk mudahnya, asuransi anggap saja sebagai suatu arisan, dimana terjadi
pengumpulan dana yang dikelola perusahaan2 asuransi (jiwa maupun non jiwa), dimana dana tersebut akan digunakan jika terjadi klaim (kerugian/kematian).


Baca kelanjutannya..

Read more...

ASET dan ASURANSI

Kita semua mengetahui bahwa mata uang memiliki nilai. Tetapi, bukan berarti bahwa hanya mata uang sajalah yang memiliki nilai, karena “Aset” pun memiliki nilai. Aset à sesuatu yang memiliki Nilai Ekonomi.

Aset memiliki sifat Tangible (dapat dilihat), dan InTangible (tidak dapat dilihat).

Tangible Aset adalah sesuatu yang dapat kita lihat, seperti seekor sapi, rumah, dan kendaraan untuk usaha, sedangkan In Tangible Aset adalah sesuatu yang tidak dapat kita lihat, seperti kemampuan, bakat, dan pengalaman seseorang. Misalnya seorang keterampilan seorang mekanik, keahlian seorang dokter, dan kepiawaian seorang pengusaha.

Asuransi, Musibah, Resiko.... Next


Read more...

My Lovely Children

My Lovely Children

Selamat Datang di FUTURE CONCEPT

Footer

Konsep Masa Depan, apakah itu?

Seandainya kita membuat katakanlah Skripsi, tentu sebelum memulai kita harus menemukan masalah, tujuan, kemudian cara penyelesaian masalah. Itu jika skripsi kita mengacu masalah yang ada. Seandainya skripsi kita mengacu pada merencanakan sesuatu yang bukan masalah melainkan untuk mencapai efisiensi, berarti kitalah yang mencari masalah, kemudian mencari cara penyelesaiannya, dengan tujuan yang sudah pasti kita miliki di awal sebelum mencari masalah. Yang pasti, semua cara, dasar, ataupun alasan pembuatan skripsi akan melalui sebuah prosedur yang bernama "kerangka".

Seperti itulah kira-kira, -tidak persis sama- gambaran kata "konsep".

Kehidupan kita jauh lebih 'kompleks' daripada Skripsi. Bayangkan kalau untuk mengerjakan Skripsi saja, kita bergadang-gadang sampai pagi, pusing tujuh keliling, dan semua daya usaha dikerahkan demi keberhasilan Skripsi kita, maka, bagaimana dengan konsep untuk masa depan kita sendiri?

Jika seorang wanita memiliki anak dalam kandungan, tentu timbul rencana-rencana besar bagi si calon anak, entah harus jadi ini-itu, atau harus bisa ini-itu, atau harus dapat ini-itu, dan sebagainya. Bayangkan juga seorang Ahli Bangunan, jika ia akan mendirikan suatu bangunan, dapatkah ia meralisasikannya hanya berdasarkan pemikirannya saja?

Tidak. Segala sesuatu, menurut hemat saya, akan lebih mudah terealisasi jika melalui sebuah kata sederhana "konsep".

Blog saya ini, secara khusus akan membahas, mem-posting, menyadur berita dari situs yang terpercaya, mengungkapkan pikiran, dan mengajak pembaca untuk mulai membuka mata untuk membuat konsep bagi masa depan, terutama sekali, dalam hal investasi jangka panjang, karena kehidupan adalah singkat untuk dinikmati, sekaligus amat panjang untuk di-konsepkan.

Selamat Menikmati...

Salam konsep,
Firsty Relia Renata,ST

  © Blogger template Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP