MY FUTURE CONCEPT

Showing posts with label Unit Link. Show all posts
Showing posts with label Unit Link. Show all posts

Lakukan Financial Check-Up terlebih dahulu


beberapa dari kita terkadang membeli polis asuransi hanya karena ditawarkan agen premi asuransi, dan UP yang ditentukan oelh agen. Padahal, agen tidak mengetahui berapa sebenarnya Uang Pertanggungan dan dana investasin yang kita butuhkan.


Untuk menentukan berapa UP asuransi dan juga menentukan berapa dana yang bisa/perlu disisihkan untuk mulai melakuan investasi: yang dibutuhkan diperlukan semacam financial check-up, yang mana diantaranya menyangkut:



  1. Pemeriksaan Perlindungan Asuransi Jiwa
  2. Pemeriksaan terhadap perlindungan kecelakaan dan penyakit kritis
  3. Pemeriksaan terhadap perlindungan kesehatan
  4. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana pendidikan
  5. Pemeriksaan terhadap kebutuhan investasi
  6. Pemeriksaan terhadap kebutuhan dana hari tua.


Berikut ulasannya;



Read more...

Bijak membeli Unit Link


Erlangga Djumena | Senin, 31 Oktober 2011 | 08:02 WIB



KOMPAS.com - Pernah berhadapan dengan agen asuransi yang menjual unit link? Biasanya, mereka begitu bersemangat dan sulit untuk ditolak. Jangan heran, bukan rahasia lagi, mereka bisa meraup komisi yang lumayan besar setiap kali berhasil menggaet nasabah baru.




Selengkapnya :


Read more...

Jebakan Premi Asuransi Kembali


Freddy memulai profesi sebagai Independent Financial Planner sejak tahun 2007, dengan tujuan membangun lebih banyak Keluarga Sejahtera. Melalui Financial Planning, Keluarga akan mudah menata dan mencapai tujuan keuangan. Tergabung dalam Independent Financial Planner Club Indonesia, Freddy ingin lebih jauh melakukan profesi The True Financial Planner kepada Masyarakyat Indonesia. Mari lakukan Financial Planning sejak dini. Buku-buku karangan Freddy antara lain: Benahi Cara Hidup, Bangun Kekayaan Sejak Belia, Jangan Beli Unit Link, Sukses atau Mati dan Jangan Mau Pensiun Berkarat, Melarat & Sekarat.


Berikut penjelasan mengenai alokasi premi asuransi yang sering mengiming-imingi bahwa Premi asuransi akan kembai dari beliau :)

Read more...

Brilliance® HWM Protection Plus

Mahakarya Rancangan Keuangan yang Mengunci Keuntungan Dana Secara Maksimal




Melanjutkan kesuksesan serta tingginya minat masyarakat akan produk Brilliance High Watermark Protection Plus Maxi Fund 3 yang diluncurkan pada Juli 2011 lalu, sebagai penyedia produk asuransi jiwa dan wealth management, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Financial Indonesia) meluncurkan Brilliance High Watermark Protection Plus Maxi Fund 4.

Penawaran terbatas dan berhadiah.


Info:


Read more...

HASANAH - Asuransi berbasis Syariah Sun Life Financial Indonesia


Menindaklanjuti permintaan pasar dan kebutuhan Investasi berbasis syariah, PT Sun Life Financial Indonesia meluncurkan Asuransi berbasis syariah, yaitu HASANAH.



Penjabaran Program HASANAH, klik di sini..

Read more...

Manfaat Kehidupan bagi Anak-anak kita

Setiap ANAK yang baru lahir, adalah anugerah yang diberikan kepada kita sebagai orang tua, dimana kita merasa bersyukur dianugerahi keturunan. Kebahagiaan akan meliputi kita pada saat bayi kita datang dan memasuki rumah kita, rumahnya, tempat ia mendapat perlindungan, pengawasan, penjagaan, dan terutama kasih sayang.


Kita, sebagai orang tua tentu menyadari bahwa bersamaan dengan datangnya kebahagiaan atas kehadiran anggota baru, maka datang juga tanggungjawab baru yang akan kita sikapi dengan sukacita dan penuh tanggungjawab sebagai ungkapan syukur. Sambil menimang anak kita yang masih sangat dini usianya, kita tentu berpikir dan berharap, kelak akan menjadi apakah ia, bagaimana cara mendidik, mengasuh, mengasihi, sehingga kelak buah hati kita menjadi manusia yang sesuai dengan harapan kita dan berjalan di jalan yang sesuai kehendak Sang Pencipta, yang dengan belas kasihnya memberikan anak yang sedang kita timang.


Banyak rencana dan banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membesarkan, mendidik, sekaligus mengasihi anak kita. Memberikan pendidikan terbaik, memberikan contoh praktis yang sesuai dengan norma kepada anak kita, mengajaknya bermain, mengajaknya berpikir positif, memberikan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, mengajarinya untuk kecewa, mengingatkannya pada saat ia sedang gembira, memberikan gizi yang baik, dan lain-lain. Semuanya itu bisa kita lakukan, pada saat kita mampu dan masih sehat dan ada untuk menemani anak-anak kita.


Satu sisi lain yang sering dihindari untuk dipikirkan, adalah musibah dan kematian. Kita sebagai orang tua, kadang enggan bahkan berpaling dari pemikiran, bahwa kitapun sebagai orang tua dan manusia memiliki keterbatasan dalam waktu dan kemampuan dalam membantu anak-anak kita mencapai tujuan hidup yang bermanfaat dan penuh dedikasi demi mencapai keberhasilan dan kebahagian mereka.


Asuransi?


Bukan, asuransi bukan cara untuk menjamin keberhasilan kita untuk mensejahterakan dan membahagiakan anak, dan mencapai segala poin-poin di atas tadi. Asuransi hanya merupakan proteksi diri kita sendiri, dimana pada saat kita tidak mampu lagi membantu anak dalam mencapai harapan-harapan indah di atas tadi, maka anak dapat melanjutkan sendiri kehidupannya dengan perasaan yang lebih nyaman dan dedikasi yang lebih baik, dibanding jika kita sebagai orang tua tidak memiliki persiapan financial untuk anak. Tentu saja, keberadaan kita untuk selalu bisa mendampingi anak-anak kita sampai keberhasilan mereka bahkan sampai anak cucu mereka hadir, tidak bisa dibandingkan dengan hanya sebuah atau beberapa polis Asuransi.


Apa yang bisa didapatkan dari sebuah polis Asuransi?


Sebuah polis asuransi untuk anak kita, kelak akan membantunya dalam hal-hal sebagai berikut:

  • Biaya rumah sakit
  • Warisan untuk anak-anak mereka kelak
  • Biaya kehidupan, yang meliputi biaya sekolah dari mulai SD sampai dengan S2, biaya usaha/bisnisnya kelak, biaya rumah tangga/pernikahannya kelak, dan dana hari tua bagi anak kta kelak.


Semua itu mereka dapatkan, dengan kita ada disamping mereka ataupun tidak, pada saat kita masih mampu ataupun tidak. Tidak memandang bagaimana dan dimana kita, anak kita tetap mendapatkan manfaat tersebut, hanya dari sebuah polis asuransi. Katakanlah, hanya 5 tahun kita mencicil polis asuransi, manfaat untuk anak-anak akan didapat sampai mereka berusia 88 tahun.



Jika ini membuka mata untuk ditindaklanjuti, silahkan klik di sini.





===


Read more...

Bijak Berinvestasi di Asuransi


Freddy Kusharyono tidak pernah menyangka uang yang ditanamkannya di produk Diamond Investa milik PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) akan tersangkut masalah. Bayangan mendapatkan keuntungan tinggi dari hasil investasi produk itu sebagai bekal pada hari tua pupus sudah.



Freddy tidak sendiri. Setidaknya 600 nasabah Diamond Investa dengan total dana sekitar Rp340 miliar yang menjadi korban gagal bayar Bakrie Life.



Dari segi produk, sebenarnya tidak ada yang salah di Diamond Investa. Produk semacam itu lazim dijual oleh perusahaan asuransi jiwa di Tanah Air, bahkan di negara lain. Yang membedakan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya adalah kecermatan manajemen untuk mengelola produk sejenis.



Berita selengkapnya:




Read more...

Arti dan kegunaan asuransi


Pada dasarnya ada 2 asuransi jiwa, yaitu Asuransi jiwa murni, dan Unit Link. Unit Link, menjadi primadona pada era ini dengan berbagai pro dan kontra. Unit Link, adalah asuransi yang digabungnkan dengan investasi (besarnya bunga/pendapatan ditentukan oleh masing-masing perusahaan asuransi dan manager keuangan), sedangakna asuransi murni adalah asuransi yang benar-benar dijamin perusahaan asuransi dan nilainya sudah disepakati di awal pembukaan polis.


Untuk mudahnya, asuransi anggap saja sebagai suatu arisan, dimana terjadi
pengumpulan dana yang dikelola perusahaan2 asuransi (jiwa maupun non jiwa), dimana dana tersebut akan digunakan jika terjadi klaim (kerugian/kematian).


Baca kelanjutannya..

Read more...

Masih ada peluang Investasi di tengah krisis global

Gejolak perekonomian dunia sekarang sangat menarik perhatian seluruh dunia, baik kalangan pebisnis maupun orang awam. Banyak dari kita yang kemudian merasa ragu dan takut untuk melakukan investasi.

Tidak dapat dipungkiri  bahwa situasi perekonomian global akhir-akhir ini penuh dengan ketidakpastian. 


Berawal dari krisis subprime mortgage yang dimulai pada awal 2007, dampaknya tidak hanya dirasakan pada institusi keuangan raksasa di Amrik, tetapi juga oleh banyak Investor di Indonesia.

 

Menurut pakar ekonomi Faisal Basri di dalam seminarnya tentang “Ekonomi Pasar Sosial dan Krisis Ekonomi Global”, dalam keadaan krisis begini, tetap harus melakukan investasi, pada intinya, sebagai usaha bersama untuk mencapai masa depan perekonomian yang lebih baik. Namun itupun harus sesuai dengan karakter si Investor, instrumen investasi, dan lingkungan pasar.

 

 

 



Lalu, bagaimana langkah kita untuk menjadi investor untuk menghadapi masa krisis?

Read more...

My Lovely Children

My Lovely Children

Selamat Datang di FUTURE CONCEPT

Footer

Konsep Masa Depan, apakah itu?

Seandainya kita membuat katakanlah Skripsi, tentu sebelum memulai kita harus menemukan masalah, tujuan, kemudian cara penyelesaian masalah. Itu jika skripsi kita mengacu masalah yang ada. Seandainya skripsi kita mengacu pada merencanakan sesuatu yang bukan masalah melainkan untuk mencapai efisiensi, berarti kitalah yang mencari masalah, kemudian mencari cara penyelesaiannya, dengan tujuan yang sudah pasti kita miliki di awal sebelum mencari masalah. Yang pasti, semua cara, dasar, ataupun alasan pembuatan skripsi akan melalui sebuah prosedur yang bernama "kerangka".

Seperti itulah kira-kira, -tidak persis sama- gambaran kata "konsep".

Kehidupan kita jauh lebih 'kompleks' daripada Skripsi. Bayangkan kalau untuk mengerjakan Skripsi saja, kita bergadang-gadang sampai pagi, pusing tujuh keliling, dan semua daya usaha dikerahkan demi keberhasilan Skripsi kita, maka, bagaimana dengan konsep untuk masa depan kita sendiri?

Jika seorang wanita memiliki anak dalam kandungan, tentu timbul rencana-rencana besar bagi si calon anak, entah harus jadi ini-itu, atau harus bisa ini-itu, atau harus dapat ini-itu, dan sebagainya. Bayangkan juga seorang Ahli Bangunan, jika ia akan mendirikan suatu bangunan, dapatkah ia meralisasikannya hanya berdasarkan pemikirannya saja?

Tidak. Segala sesuatu, menurut hemat saya, akan lebih mudah terealisasi jika melalui sebuah kata sederhana "konsep".

Blog saya ini, secara khusus akan membahas, mem-posting, menyadur berita dari situs yang terpercaya, mengungkapkan pikiran, dan mengajak pembaca untuk mulai membuka mata untuk membuat konsep bagi masa depan, terutama sekali, dalam hal investasi jangka panjang, karena kehidupan adalah singkat untuk dinikmati, sekaligus amat panjang untuk di-konsepkan.

Selamat Menikmati...

Salam konsep,
Firsty Relia Renata,ST

  © Blogger template Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP